Minggu, 19 Oktober 2008

Hari 1 : Semuanya Diawali dengan Allah

Karena di dalam Dialah telah diciptakan segala sesuatu, yang ada didalam sorga dan yang ada di bumi, yang kelihatan dan yang tidak kelihatan, ... segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia
(Kolose 1:16)


Tujuan hidup kita lebih besar daripada prestasi, ketenangan pikiran, atau bahkan kebahagiaan kita. Tujuan hidup kita lebih besaaaar dari keluarga kita, karier kita, atau bahkan mimpi-mimpi gila kita!!! Jika kita ingin tahu tujuan hidup kita maka kita harus memulainya dengan ALLAH.
Pencarian tujuan hidup sudah dilakukan oleh banyak orang ribuan tahun lalu, tetapi tidak semuanya mendapatkan tujuan hidup mereka. Mereka memiliki titik awal yang keliru dalam mencari tujuan hidup - yaitu diri mereka sendiri. Kita sebagai umat percaya harus menempatkan Allah Bapa sebagai titik awal, bukan diri kita sendiri. Hal ini sama dengan yang disampaikan oleh Kak Eddy Leo, lawan dari Kerajaan Allah adalah Kerajaan Ego kita. Bila kita ingin mencari tujuan hidup kita harus tahu kita mencari tujuan hidup dalam Kerajaan Allah atau Kerajaan Ego kita??? jadi pilihlah titik awal kita adalah Allah Bapa. Memusatkan perhatian pada diri sendiri tidak akan pernah menyingkapkan tujuan hidup kita.

Bagaimana caranya kita menemukan tujuan hidup dari Allah Bapa? jawabannya ada 2 : spekulasi dari kita sendiri atau menerima pernyataan dari Dia.

Selama ribuan tahun filsuf-filsuf berdebat tentang tujuan hidup, tetapi apa yang mereka perdebatkan hanya sejauh perkiraan saja, mereka berkata "saia berpiiiikir bahwa kehidupan adalah bla bla bla... " yang mereka maksudkan adalah "Inilah perkiraan terbaik yang bisa saya hasilkan................................." tidak menjawab bukan, mereka hanya berspekulasi.... ketika SMA dan masa kuliah S-1 saya sering berspekulasi tentang segala hal, jadinya saya selalu ragu-ragu dalam membuat keputusan... tetapi saya belajar untuk melaksanakan sesuatu sesuai dengan yang Dia inginkan, hal itu perlu proses termasuk saat ini saat saya menulis blog, saya sedang mencari Nya bersama teman-teman. Masa yang telah lewati saya menghabiskannya sendirian, padahal kedewasaan dan kematangan rohani hanya kita dapatkan melalui kebersamaan... ya tentunya kita harus memiliki hubungan pribadi dengan Dia. Jadi mari berbagi, saya harus belajar memberi dan menerima dengan teman-teman semuanya... walau kita berbeda kita satu tubuh (1 Korintus 12:11). Ayah saya berkata saya akan menjadi pribadi yang sangat egois bila tidak mau melepaskan kebiasaan lama saya, yaitu berjalan sendiri... saya percaya penuh kepadanya, apalagi Tuhan mengajarkan saling ini dan itu. ayo kembali ke topik, kita kan punya tujuan, hehehe... Alkitab berkata Didalam Kristuslah kita menemukan siapa kita dan untuk apa kita hidup. Jauh sebelum kita mendengar tentang Kristus untuk pertama kali dan membangkitkan harapan-harapan kita, Dia telah melihat kita, merancang kita bagi kehidupan yang penuh kemuliaan, bagian dari keseluruhan tujuan yang Dia kerjakan di dalam segala sesuatu dan semua orang.

Permenungan Hari Pertama :
Berpikir tentang tujuan saya
Pokok untuk direnungkan : titik awal tujuan hidup kita : Allah Bapa
Ayat untuk Diingat : "Segala sesuatu diciptakan oleh Dia dan untuk Dia" Kolose 1:16b

Ok Friends. This is the First Day. Arigato Gozaimasu.

Rick Warren

Tidak ada komentar: